Fikih Imam Syafi'i
Istinja'
Istinja’(Cebok)
ialah menghilangkan kotoran dari tempat keluarnya dengan air atau batu atau
yang lainnya.
Cara beristinja’ yaitu: apapun yang keluar dari qubul dan dubur, diusap dengan tiga buah batu sehingga hilanglah najisnya lalu basuhlah dengan air untuk menghilangkan bekas-bekas yang dapat dilihat dari najis itu. Dan boleh hanya menggunakan batu saja atau air saja, tapi lebih utama menggunakan air.
Syarat-syarat beristinja’
dengan batu, yaitu: 1. Najis itu belum sampai kering dan belum menjalar ke
tempat lain (masih berada disekitar qubul atau dubur), 2. Jangan sampai najis
itu tercampur dengan najis lainnya, 3. Najis itu tidak menjalar dari tempat
keluarnya semula, 4. Batu yang dipakai untuk beristinja’ itu batu yang kering yang suci dan mampu
menghilangkan najis.
Batu yang dipakai untuk beristinja’ itu dapat diganti dengan benda lain yang sifatnya
keras, suci, tidak dihormati, Misalkan: kertas atau kayu.
Sunnah-sunnahnya beristinja’, antara lain: 1. ketika masuk ke kamar mandi supaya
mendahulukan kaki kiri dan ketika keluar dengan mendahulukan kaki kanan. 2.
Orang yang hendak beristinja’ ketika
masuk terlebih dulu mengucapkan: ”Bismillah
a’udzu billahi minal khubutsi
wal khobaaits”. Artinya: ” Dengan nama Allah SWT. saya berlindung kepada Allah
SWT. dari godaan setan laki-laki dan setan perempuan”. Kemudian setelah keluar, hendaknya mengucapkan: ”Alhamdulillahil ladzi adhaba ’annil adzaa wa’aafani”. Artinya: ”
Segala puji bagi Allah SWT. yang telah menyingkirkan bahaya dan menyehatkan
tubuhku”. 3. Menjauh dari pandangan
orang atau ditempat yang tertutup yang tiada seorang pun dapat melihatnya,
tidak pula dapat mendengar bunyi dari apa yang dikeluarkan dan juga tidak
tercium baunya. 4. Melakukan istinja’
itu dengan tangan kiri dan sebelum beristinja’
tangannya supaya dibasuh dan juga sesudahnya. 5. Apa yang dikeluarkan supaya
benar-benar tuntas.
- yaitu: Kencing didalam air yang tenang (air yang tidak mengalir),
- Membawa sesuatu yang ada tulisannya “Allah SWT”,
- menghadap kearah kiblat atau membelakangi kiblat,
- Menghadap kearah bertiupnya angin,
- Berbicara selain untuk hal yang diperlukan untuk menghilangkan najis,
- Menengadah (mengankat) pandangan kearah langit,
- Meludah dan beringus yang tidak ada keperluannya dalam beristinja',
- Kencing atau berak dibawah pohon yang berbuah atau disuatu naungan yang digunakan orang banyak untuk berkumpul dan berteduh.
SEMOGA BERMANFAAT
aamiiinn....
sumber : terjemah mabadi' fiqih

Casino Slot Machines in Mumbai 2021 - JT Hub
ReplyDeleteThe 원주 출장마사지 most popular machines 안동 출장마사지 in Mumbai in 2021 are 대전광역 출장샵 slot machines by Netent 서울특별 출장안마 Gaming - Casino Slot Machines 의정부 출장샵 (3) - Best Microgaming Casinos in India.