Fikih
Imam Syafi'i
Pokok Pokok Dasar Islam
![]() |
| Add caption |
pengertian
Islam ialah mematuhi apapun yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan jalan mengikuti segala perintahnya serta menjauhi semua larangannya.
Pokok-pokok dasar islam itu ada empat yaitu: Al-Qur’an, Hadits, Ijma’ dan Qiyas.
Al-Qur’an
ialah kitab Allah SWT. Yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk
membimbing umat manusia dalam beragama, dunia dan akhiratnya.
Hadits
ialah sabda-sabda Nabi Muhammad SAW. Serta perbuatan-perbuatan yang dilakukan
oleh Nabi, yang dapat menjelaskan hukum-hukum islam serta memberi petunjuk
kepada seluruh manusia mengenai hukum-hukum islam.
Ijma’
ialah kesepakatan para ahli ijtihat umat islam, sesudah wafatnya Nabi Muhammad
SAW. Dalam menghadapi permasalahan yang berkenaan dengan apapun juga.
Qiyas
ialah menyesuaikan suatu permasalahan yang tidak terdapat dalilnya atas
permasalahan yang menyamainya, yang mana kedua permasalahan itu bersesuaian
mengenai sebab hukumnya.
Hukum
hukum islam
Hukum-hukum islam itu ada lima yaitu: Fardhu, Sunnah, Haram, Makruh dan Mubah
Fardhu
ialah suatu bentuk amal yang diberikan pahala bagi siapa yang melakukan, dan
disiksa bagi siapa yang meninggalkan. (Fardhu dan Wajib mempunyai satu makna
kecuali dalam hal ibadah haji)
Sunnah
ialah suatu bentuk amal yang diberikan pahala bagi siapa yang melakukan, dan
tidak disiksa bagi siapa yang meninggalkan. (Sunnah, Mandub dan Mustahab
itu mempunyai satu arti)
Haram
ialah suatu bentuk amal yang diberikan pahala bagi siapa yang meninggalkan, dan
disiksa bagi siapa yang melakukan.
Makruh
ialah suatu bentuk amal yang diberikan pahala bagi siapa yang meninggalkan, dan
tidak disiksa bagi siapa yang melakukan.
Mubah
ialah suatu bentuk amal yang tidak diberikan pahala bagi siapa yang melakukan,
dan tidak pula disiksa bagi siapa yang meninggalkan.
Pembagian Fardhu, Fardhu itu ada dua bagian, yaitu: Fardhu ’Ain dan Fardhu kifayah.
Fardhu
’Ain ialah sesuatu yang diwajibkan atas setiap pribadi orang mukallaf (orang yang sudah dewasa/baligh serta berakal sempurna,tidak gila) untuk
melakukannya, dan tidak dapat gugur kewajibannya walaupun orang lain sudah
melakukannya.
Fardhu
Kifayah ialah sesuatu yang diwajibkan atas seluruh orang mukallaf untuk
melakukannya, tetapi apabilah sebagian orang telah melakukan, maka gugurlah
kewajiban atas orang lain. Seperti: sholat jenazah.
SEMOGA BERMANFAAT
sumber : terjemah kitab mabadi' fiqih

No comments:
Post a Comment