Fikih Imam Syafi'i
Sholat jenazah
Yang wajib dilakukan terhadap orang yang meninggal :
Yang wajib dilakukan adalah memandikan,
membalut dengan kain kafan, mensholati serta menguburkan, kesemuannya ini
termasuk fardhu kifayah.
- Memandikan mayat :Memandikan mayat itu dengan tiga kali
siraman : Pertama dengan daun bidara, kedua dengan air dan yang ketiga dengan
kapur barus. Memandikan mayat itu disunnahkan di tempat yang sunyi, dan
memandikannya di tempat yang agak tinggi dari tanah sekitarnya.
- Cara memberi kain kafan : Disunnahkan memberi kain kafan
pada mayat dengan tiga lapis kain (bagi mayat lelaki), dan bagi mayat perempuan
dengan kain panjang, kerudung, gamis serta dua lapis kain.
- Mensholati
Yang difardhukan saat sholat jenazah : Niat. 2. Empat kali takbir. 3. Membaca Al-Fatihah. 4. Membaca sholawat atas Nabi Muhammad saw. 5. Berdo’a untuk mayat sesudah takbir ketiga. 6. Berdiri ketika melakukan sholat bagi orang yang tidak berhalangan. 7. Mengucapkan salam. - Menguburkan mayat : Lubang yang digali untuk menguburkan
mayat sekurang-kurangnya
dapat mencegah menjalarnya bau mayat itu serta dapat melindungngi dari gangguan binatang buas. Mayat yang dikubur, wajib menghadapkan wajahnya ke arah kiblat.
Yang disunnatkan berkenaan dengan penguburan : Mayat itu
supaya diletakkan dalam lubang kubur yang dalamnya setinggi orang berdiri dan
lebarnya sama dengan orang yang membentangkan tanganya. Pipi mayat itu
hendaklah ditempelkan ke tanah setelah kain kafannya dibuka sekedar cukup untuk
menempelkan pipinya. Mayat itu supaya dibaringkan di liang lahad yang ditutup
dengan batu merah atau kayu, kemudian ditalkinkan selesainya dikubur.
Sholat atas bayi yang gugur, Jika anak bayi yang lahir belum
sempurna enam bulan dalam kandungan, maka hendaklah dimandikan, diberi kain
kafan dan disholati manakalah waktu dilahirkan bayi tadi dapat menjerit atau
sudah nampak tanda-tanda hidup, misalkan : nafasnya naik turun atau matanya
dapat berkedip atau menggerak-gerakkan tubuhnya. Apabila tanda-tanda hidup
seperti di atas tidak ditemui pada anak bayi tadi, maka wajib dimandikan,
dikafani, serta dikubur dan haram untuk disholati, sekalipun telah mencapai
masa ditiupkannya ruh dalam badan, yakni 120 hari berada dalam kandungan.
penjelasan lebih detailnya.. akan saya paparkan pada tulisan mendatang...
SEMOGA BERMANFAAT....
sumber : kitab mabadi' fiqih

No comments:
Post a Comment