Hukum Bacaan Tajwid Qolqolah Sugro dan Kubro + Contohnya
![]() |
| qur'an |
Untuk mengingat kembali pelajaran tajwid tentang
pengertian dan macam - macam qolqolah di sekolah , tidak ada salahnya jika saya
share kepada sahabat sekalian di blog ini , meskipun sudah ada yang mengshare
sebelumnya. Agar teman - teman yang belom tahu hukum bacaan mad agar bisa
mempelajarinya dan menerapkan dalam membaca Al-Qu'an.
Pengertian Qalqalah secara bahasa Artinya gerak, getaran suara, memantul, mengeper. Sedangkan menurut istilah Qalqalah adalah membunyikan dengan suara yang berlebih dari makhraj hurufnya. Qalqalah berlaku bila huruf qalqalah itu mati, atau mati karena waqaf (dihentikan). Qalqalah Jika kita baca, bunyinya tidak terus menghilang, melainkan masih terdengar perlahan-lahan.
Huruf Qalqalah ada 5 , kalau guru saya mengatakanya TOKO DI BAJU untuk mempermudah mengingatnya , diantaranya yaitu: ق ط ب ج د
Pengertian Qalqalah secara bahasa Artinya gerak, getaran suara, memantul, mengeper. Sedangkan menurut istilah Qalqalah adalah membunyikan dengan suara yang berlebih dari makhraj hurufnya. Qalqalah berlaku bila huruf qalqalah itu mati, atau mati karena waqaf (dihentikan). Qalqalah Jika kita baca, bunyinya tidak terus menghilang, melainkan masih terdengar perlahan-lahan.
Huruf Qalqalah ada 5 , kalau guru saya mengatakanya TOKO DI BAJU untuk mempermudah mengingatnya , diantaranya yaitu: ق ط ب ج د
Pembagian Hukum Bacaan Qolqolah
Qolqolah di bagi menjadi 2 yaitu Qolqolah Kubro dan Qolqolah Sughro
Qalqalah Sughra (قلقله صغرى)
Sugra artinya kecil. Qalqalah sugra terjadi apabila huruf qalqalah itu mati
(sukun) pada kata asalnya (pada umumnya terletak ditengah-tengah kata). Cara
membaca Qalqalah tersebut yaitu dengan pantulan tidak terlalu kuat.
Contohnya :
يَقْطَعُوْنَ – يَطْمَعُوْنَ –يَبْغُوْنَ – يَجْعَلُوْنَ - يَدْعُوْنَ
يَقْطَعُوْنَ – يَطْمَعُوْنَ –يَبْغُوْنَ – يَجْعَلُوْنَ - يَدْعُوْنَ
Qalqalah Kubra (قلقله كبرى)
Kubra artinya besar. Qalqalah kubra, terjadi apabila huruf qalqalah yang mati
bukan pada asalnya. Huruf itu mati karena dihentikan atau diwaqafkan dan berada
pada akhir kata. Cara membacanya harus lebih mantap dengan memantulkan suara
dengan pantulan yang kuat.
Contohnya :
ق : قُلْ اَعُوْذُبِربِّ اْلفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2)
Contohnya :
ق : قُلْ اَعُوْذُبِربِّ اْلفَلَقِ (1) مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ (2)
Ada sebagian yang berpendapat, bahwa selain dua
bacaan qolqolah di atas, terdapat satu hukum pembagian qolqolah, yaitu Qolqolah
Kabir.
Qolqolah Kabir yaitu
apibila ada huruf qolqolah yang mati di akhir kalimat sebab diwaqofkan dan
huruf qolqolah tersebut menerima tanda tasydid/syiddah maka, cara
membacanya tidak langsung dipantulkan, melainkan ditahan terlebih dahulu.
Contohnya
: وَتَبَّ (al-lahab:1).

Bagus materinya.
ReplyDeleteMain ke blog sy ilmu tajwid
Siap kak... Terimakasih
ReplyDelete